#30DaysofLiterature #Day20DoL
everything will be okay,you said.
you will always by my side, you said.
you can treat me better than him, you said.
you told me,you'll always love me 'till the end, you said.
is that a spell so I can't forget you forever?
well then, now I'm under your spell.
-alby.
------
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day20DoL
an amateur trying to make some poems or poetry and short story also a book reviews
Translate
Senin, 30 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day19DoL
#30DaysofLiterature #Day19DoL
Don't grow-up it's a trap.
Don't fall in love it's dangerous. Terrible.
Why, I called it a trap?
Because every little thing that happened in your life matters.
It will cause stress.
Depression.
Death.
People say, falling in love is beautiful.
No, no it's not.
I can't see the beauty of fallin.
Even Taylor Swift said "We should love. Not fall in love. Because everything that falls gets broken."
And that's why.
I can't see the beauty of fallin in love.
I keep fall in love. Over and over again.
I dont care, whether it be an angel or demon.
It's clear, every time I fall, I'll get burn.
So my little sister, please listen to my head.
Read my memories.
Past is the best teacher.
Now, I'm your teacher.
-alby.
.........
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day19DoL
Don't grow-up it's a trap.
Don't fall in love it's dangerous. Terrible.
Why, I called it a trap?
Because every little thing that happened in your life matters.
It will cause stress.
Depression.
Death.
People say, falling in love is beautiful.
No, no it's not.
I can't see the beauty of fallin.
Even Taylor Swift said "We should love. Not fall in love. Because everything that falls gets broken."
And that's why.
I can't see the beauty of fallin in love.
I keep fall in love. Over and over again.
I dont care, whether it be an angel or demon.
It's clear, every time I fall, I'll get burn.
So my little sister, please listen to my head.
Read my memories.
Past is the best teacher.
Now, I'm your teacher.
-alby.
.........
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day19DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day18DoL
#30DaysofLiterature #Day18DoL
2 tahun perjalanan kita sungguh sangat membosankan.
Kegiatan kita selayak pasangan lainnya.
Mereka terlihat bahagia, namun aku tidak.
Ya 6 bulan pertama aku pun sebahagia mereka.
Tapi sekarang semua terasa membosankan.
"Aku rasa aku menginginkan hal lain." tuturku pada makan malam kali ini.
"Bagaimana jika, kita menjalani hidup masing-masing tapi tidak berdua untuk sementara ini." lanjutku.
Dia seperti mengerti arah pembicaraan ini.
Lalu, mengelap mulutnya dan mengangguk. Anggukan yang lembut, yang aku cintai namun membosankan.
"Apa kau bosan denganku?"
Boom! Itu menghantamku, tidak kusangka.
Apakah baru saja ia bertanya apakah aku bosan?
"Kita bisa merubah rutinitas kita sayang." ia seperti menjawab pada dirinya sendiri.
"Kurasa..
kurasa kita harus menjaga jarak."
Aku beranjak dari kursiku, meninggalkan dia dalam keadaan yang sangat buruk, menurutku.
Craaasshh!!!!
Aku terjatuh kebelakang, lalu terdiam, kepalaku sakit sekali.
Sesaat bertanya 'suara apa itu'
Langkahku berderap cepat, berlomba dengan rasa pernasaranku yang menguat.
Detik ini aku merasa, jantungku di jatuhkan dari langit ke sembilan.
Wanita ini ..
Aku sangat mengenalnya.
Oh tuhan, apa yang baru saja terjadi?
Apa itu aku? Wanita yang tertabrak mobil?
Di sela keramaian kulihat priaku sedang memeluk diriku yang bergelimpahan darah.
Everything has a life span.
Aku rasa, ini akhirnya.
Dia menangis, saat ini
diriku, sudah lebih dulu kering air matanya.
Dan dia tidak menangis waktu itu.
-alby.
___________
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #day18DoL
2 tahun perjalanan kita sungguh sangat membosankan.
Kegiatan kita selayak pasangan lainnya.
Mereka terlihat bahagia, namun aku tidak.
Ya 6 bulan pertama aku pun sebahagia mereka.
Tapi sekarang semua terasa membosankan.
"Aku rasa aku menginginkan hal lain." tuturku pada makan malam kali ini.
"Bagaimana jika, kita menjalani hidup masing-masing tapi tidak berdua untuk sementara ini." lanjutku.
Dia seperti mengerti arah pembicaraan ini.
Lalu, mengelap mulutnya dan mengangguk. Anggukan yang lembut, yang aku cintai namun membosankan.
"Apa kau bosan denganku?"
Boom! Itu menghantamku, tidak kusangka.
Apakah baru saja ia bertanya apakah aku bosan?
"Kita bisa merubah rutinitas kita sayang." ia seperti menjawab pada dirinya sendiri.
"Kurasa..
kurasa kita harus menjaga jarak."
Aku beranjak dari kursiku, meninggalkan dia dalam keadaan yang sangat buruk, menurutku.
Craaasshh!!!!
Aku terjatuh kebelakang, lalu terdiam, kepalaku sakit sekali.
Sesaat bertanya 'suara apa itu'
Langkahku berderap cepat, berlomba dengan rasa pernasaranku yang menguat.
Detik ini aku merasa, jantungku di jatuhkan dari langit ke sembilan.
Wanita ini ..
Aku sangat mengenalnya.
Oh tuhan, apa yang baru saja terjadi?
Apa itu aku? Wanita yang tertabrak mobil?
Di sela keramaian kulihat priaku sedang memeluk diriku yang bergelimpahan darah.
Everything has a life span.
Aku rasa, ini akhirnya.
Dia menangis, saat ini
diriku, sudah lebih dulu kering air matanya.
Dan dia tidak menangis waktu itu.
-alby.
___________
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #day18DoL
Jumat, 27 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day17DoL
#30DaysofLiterature #Day17DoL
Ah pelukanmu selalu mewarnai gelapku.
Dan kau pandai memecah tawa di sepiku.
Membuatku kagum atas luas pandangmu.
Dinginku selalu kalah karena hangatmu.
24/7 hanya terisi oleh kegiatan kita.
Kota ini hanya terdengar suara kita.
Lucu terkadang saat kerabat berpikir bahwa kita adalah pasangan.
Karena, saat aku bertanya "Apakah kau mencintai ku?"
Kau tertawa dan menoleh, "Aku hanya mencintai dia, yang sangat dicintai oleh Tuhan kita."
-alby.
××××××
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day17DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day16DoL
#30DaysofLiterature #Day16DoL
Hari ini kami kembali menemukan hewan mati yang perutnya berisi sampah.
Ada apa dengan orang orang ini?
Apa mereka tidak sadar bahwa bumi bukan tempat untuk manusia saja?
Anak anakku memandang sedih pada burung malang ini.
"Yah burungnya mati ma."
"Tidak apa apa nak, kan bisa untuk makan malam kita dirumah."
-alby.
+++++++
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day16DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day15DoL
#30DaysofLiterature #Day15DoL
Itu siapa?
Yang meringkuk di bawah gelapnya malam.
Merintih sakit mendesah pilu.
Menangis terisak memegang dada yang sesak.
Dulu.
Dulu ia begitu berwarna, begitu terang.
Ceria dan selalu bahagia.
Semakin besar warnanya semakin pudar.
Malah menghitam.
Aku terduduk terkejut.
Ternyata itu diriku.
Diriku yang di balut cemas dengan sangat menawan.
Suka akan kesendirian. Dan tidak ada lagi kepedulian.
Perlahan sisi diriku tersebut membunuhku.
Menghujam jantungku setiap aku ingin hidup.
Dan hari ini orang orang berkata di atas makamku.
"Kami berduka untuk tubuh yang indah, dengan pikiran yang tak tentu arah."
-alby.
....
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day15DoL
Itu siapa?
Yang meringkuk di bawah gelapnya malam.
Merintih sakit mendesah pilu.
Menangis terisak memegang dada yang sesak.
Dulu.
Dulu ia begitu berwarna, begitu terang.
Ceria dan selalu bahagia.
Semakin besar warnanya semakin pudar.
Malah menghitam.
Aku terduduk terkejut.
Ternyata itu diriku.
Diriku yang di balut cemas dengan sangat menawan.
Suka akan kesendirian. Dan tidak ada lagi kepedulian.
Perlahan sisi diriku tersebut membunuhku.
Menghujam jantungku setiap aku ingin hidup.
Dan hari ini orang orang berkata di atas makamku.
"Kami berduka untuk tubuh yang indah, dengan pikiran yang tak tentu arah."
-alby.
....
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day15DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day14DoL
#30DaysofLiterature #Day14DoL
Taylor Swift pernah berkata dalam lagunya.
"Love is a ruthless game, unless you play it good and right."
Dan aku bermain dengan tidak tepat.
Sebagai gantinya aku harus kesakitan.
Menerima bahwa kau tidak di sampingku pun di depanku.
Aku perempuan, yang terlalu kekanakan.
Terlalu menuntut meminta kau harus ini itu dan sebagainya, tanpa sadar bahwa kau bukan tuhan.
Perlahan itu membunuhmu, dan sebelum kau benar benar mati, kau memutuskan untuk pergi.
Selamat datang sesal, mari lewati malam ini dan seribu malam lainnya bersama.
-alby.
~
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day14DoL
Taylor Swift pernah berkata dalam lagunya.
"Love is a ruthless game, unless you play it good and right."
Dan aku bermain dengan tidak tepat.
Sebagai gantinya aku harus kesakitan.
Menerima bahwa kau tidak di sampingku pun di depanku.
Aku perempuan, yang terlalu kekanakan.
Terlalu menuntut meminta kau harus ini itu dan sebagainya, tanpa sadar bahwa kau bukan tuhan.
Perlahan itu membunuhmu, dan sebelum kau benar benar mati, kau memutuskan untuk pergi.
Selamat datang sesal, mari lewati malam ini dan seribu malam lainnya bersama.
-alby.
~
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day14DoL
Short Story: #30DaysofLiterature #Day13DoL
#30DaysofLiterature #Day13DoL
Kamu cukup..
Kamu lebih dari cukup untuk senja sore hari.
Kamu lebih dari cukup untuk sejuk saat hujan.
Kamu lebih dari cukup untuk embun saat pagi.
Kamu lebih dari cukup untuk dirindu olehku.
Tidak!
Kamu tidak perlu bertanya.
Apakah kamu tampan.
Apakah kamu kaya.
Apakah kamu pintar.
Sungguh semua sangat tidak di butuhkan.
Bila senyum mu saja sudah lebih dari cukup untuk membuat hati ini sesak karena penuh oleh cinta yang turun dari senyum mu.
-alby.
=====
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day13DoL
Kamu cukup..
Kamu lebih dari cukup untuk senja sore hari.
Kamu lebih dari cukup untuk sejuk saat hujan.
Kamu lebih dari cukup untuk embun saat pagi.
Kamu lebih dari cukup untuk dirindu olehku.
Tidak!
Kamu tidak perlu bertanya.
Apakah kamu tampan.
Apakah kamu kaya.
Apakah kamu pintar.
Sungguh semua sangat tidak di butuhkan.
Bila senyum mu saja sudah lebih dari cukup untuk membuat hati ini sesak karena penuh oleh cinta yang turun dari senyum mu.
-alby.
=====
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day13DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day12DoL
Oh God, I can't do this.
I need someone help.
But why?
Why no one can help me?
God please, I need him.
He the only one who can help me.
He know me.
He know my problem.
But why?
Why he not coming back for me?
It's because..
You don't need someone else!
You don't need anybody anyone!
The only one who saves you is yourself!
The only one who you looking for is only you!
-alby.
**
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day12DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day11DoL
#30DaysofLiterature #Day11DoL
"If you could see that I'm the one who understands you. Been here all along. So, why can't you see? You belong with me."
Diki menyanyikan lagu itu dengan sedihnya, padahal jelas sekali terdengar bahwa lagu ini bernada ceria.
Ia teringat Naya, perempuan manis yang selalu ia perhatikan, ya memang seharusnya Naya menerima hatinya Diki, namun Naya terlalu keras, Naya terlalu tertutup. Ntah apa bagusnya Gilang sampai sulit Naya melupakannya.
"Besok mau keluar denganku?" pesan terkirim.
"Kemana?" tanya Naya.
"Ayo nonton Rumah Malaikat, bukannya kau menyukai sesuatu yang horror? Ayo lah ini akan menyenangkan!"
"Tapi kan kau tidak di Surabaya."
"Senin aku sudah disana."
Senin, 09.00.
"Diki, maaf aku harus membatalkan janji kita. Aku ada beberapa urusan. Mungkin lain kali."
Ya, mungkin ini yang sudah kali kelima Naya menolak ajakan Diki, padahal siapa pun tau, bahwa Diki tidak selalu ada di Kota Pahlawan tersebut.
"Diki, ada hal yang harus aku katakan. Bagaimana jika besok setelah aku tidak sibuk kita bertemu di Kafe Kopi?"
"Apa? Apa kau serius?" Diki sangat bersemangat.
Selasa 14.30.
Naya sudah menunggu Diki dengan ice americanonya.
"Apakah aku terlambat?"
"Ah, tidak. Tidak sama sekali."
"Jadi apa yang ingin kau katakan?"
Naya menghela napas panjang bersiap mengatakan apa yang menganggu pikirannya dua bulan terakhir ini.
"Diki, kita manusia memiliki batasan batasan tertentu. Kau tidak salah, hanya waktu yang salah."
Diki tidak mengerti, namun tetap mendengarkan.
"Diki, aku menghargaimu sebagai teman, aku tidak ingin kau terlalu jauh nantinya. Diki, aku tidak untukmu, dan kau pun bukan untukku."
Tanpa menunggu jawaban Diki, Naya pergi dengan rasa bersalahnya.
(p.s terinspirasi request)
-alby.
-
-
-
-
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day11DoL
Rabu, 25 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day10DoL
"Kapan kau akan pulang?" tanya teman sekelas ku pada jaman SMA dulu.
"Ntah lah, tidak ada hal menarik di kota kecil itu teman. Semua terlihat sama, sudah tiga tahun aku tidak pulang pun pasti tidak ada yang berubah, ya mungkin saja ada, namun tak banyak."
"Apa kau tak rindu pada kami teman teman kampung mu dulu? Orang tua mu? Adik adik mu? Sehebat apakah Kota Pahlawan itu sampai berat hatimu untuk berjumpa lagi pada kami?" tanya nya.
"Aku pun tidak tahu, yang jelas kadar rinduku belum cukup untuk dijadikan alasan kepulangan ku kali ini."
Ya, aku berbohong.
Aku berbohong bahwa aku tidak rindu dengan apa yang ada disana.
Jujur.
Aku rindu pasir putihnya.
Aku rindu biru langitnya saat siang.
Aku rindu sejuk anginnya.
Aku rindu asin airnya.
Aku rindu harum makanannya.
Aku rindu terang kota kecilnya saat malam.
Aku rindu damai senjanya.
Aku rindu segalanya.
Aku berbohong bahwa disana tidak ada apapun.
Padahal disana lah sumber apapun yang aku butuhkan.
Teman yang mengisi kekosongan.
Keluarga yang selalu bahagia.
Kenangan yang belum ku lupakan. Ah bukan belum, namun tidak ingin ku lupakan.
Kenangan ya? Ya, kenangan.
Itu lah satu satunya alasan, ya hanya itu.
Alasan ku mengapa belum ingin pulang.
Hatiku masih belum berdamai dengan tiap detik kejadian.
Hatiku masih belum siap untuk kembali melewati taman itu.
Hatiku masih belum kuat untuk mereka ulang kejadian yang kita lalui, bila aku kembali melewati bangku yang pernah kita isi sebelumnya.
Teruntuk ayah bunda ku, adik adik ku, dan teman temanku.
Maaf.
Bukan aku tidak rindu.
Bukan tidak ada yang aku cari.
Bukan aku tak ingin kembali tertawa dan berpelukan dengan kalian.
Hanya saja aku terbiasa mengikuti kata hatiku.
Dan sekarang kata hatiku mengatakan jangan pulang.
Karna aku pun tau bahwa diriku yang lain masih belum dapat berdamai dengan apa yang sudah usai.
-alby.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day10DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day9DoL
#30DaysofLiterature #Day9DoL
Here's a letter that never sent.
Precisely, the feeling I never sent.
The feeling, that always curious how your day is.
The feeling, that always worried.
The feeling, that always missing.
But hey, you never wanna know.
Cause you never care.
So, I wrote you a letter.
One for each day for a year.
Maybe one day, when you read it.
You will know what regret is.
What it feels wasting something that so precious.
And perhaps, you will make one unsent letter for me.
-alby.
======================
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day9DoL
Here's a letter that never sent.
Precisely, the feeling I never sent.
The feeling, that always curious how your day is.
The feeling, that always worried.
The feeling, that always missing.
But hey, you never wanna know.
Cause you never care.
So, I wrote you a letter.
One for each day for a year.
Maybe one day, when you read it.
You will know what regret is.
What it feels wasting something that so precious.
And perhaps, you will make one unsent letter for me.
-alby.
======================
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day9DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day8DoL
#30DaysofLiterature #Day8DoL
Setelah berlelah lelah dari sekolah.
Kasur empukku siap ku jamah.
"LINE!!" begitu dering telepon genggam ku.
Sedetik kemudian, ku buka pesan yang ntah dari siapa.
Sepotong kalimat "Kau sudah dirumah? Belum makan kan? Jangan kemana mana, akan kubawakan ayam goreng kesukaanmu." dari pemain gitar kesayanganku berhasil membentuk senyum di wajah.
Ah, kabar baik mana lagi yang kau dustakan?
-alby.
×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day8DoL
Setelah berlelah lelah dari sekolah.
Kasur empukku siap ku jamah.
"LINE!!" begitu dering telepon genggam ku.
Sedetik kemudian, ku buka pesan yang ntah dari siapa.
Sepotong kalimat "Kau sudah dirumah? Belum makan kan? Jangan kemana mana, akan kubawakan ayam goreng kesukaanmu." dari pemain gitar kesayanganku berhasil membentuk senyum di wajah.
Ah, kabar baik mana lagi yang kau dustakan?
-alby.
×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●×●
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day8DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day7DoL
#30DaysofLiterature #Day7DoL
Wanderlust
(n.) a strong desire to travel.
As I read that definition, my brain leads to you.
I want to travel with you.
No, i want to travel you.
I want to get inside you.
So I can read your soul.
I want to get inside your brain.
So I can understand your heart.
I want to touch your face.
So I can remember every single inch of your flaws.
I don't want to go outside.
I don't want to go anywhere.
I don't need to know how perfect the world is.
Cause if I had you, I got my world to explore.
Cause if I had you, I got the whole world on my arms.
Cause if I had you, the whole world inside my eyes.
-alby.
×××××××××××××××××××××××××××
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day7DoL
Wanderlust
(n.) a strong desire to travel.
As I read that definition, my brain leads to you.
I want to travel with you.
No, i want to travel you.
I want to get inside you.
So I can read your soul.
I want to get inside your brain.
So I can understand your heart.
I want to touch your face.
So I can remember every single inch of your flaws.
I don't want to go outside.
I don't want to go anywhere.
I don't need to know how perfect the world is.
Cause if I had you, I got my world to explore.
Cause if I had you, I got the whole world on my arms.
Cause if I had you, the whole world inside my eyes.
-alby.
×××××××××××××××××××××××××××
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day7DoL
Senin, 23 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day6DoL
#30DaysofLiterature #Day6DoL
I've awakened from my bed at 2 in the morning.
So thirsty that I could barely drink.
There's something lurking in the dark, when I'm at the kitchen.
That thing is staring to me I think (?)
I decide to go back to my room,
but just one step from where I stand.
There's somebody hugging me from behind.
I'm so scared, but thankgod later.
It is my lovely husband, who just went back home,
after a car accident this evening.
But wait..
He already died long time ago.
-alby.
///////////////////////////////////////
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day6DoL
Kamis, 19 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day5DoL
#30DaysofLiterature #Day5DoL
"Kamu jadi ke Surabaya tidak?" tanyaku padamu yang terbentang 750km jauhnya.
Tentu, bukan aku saja, yang mengharapkan jawaban ya dari bibir merah jambumu itu.
Namun ekspektasi berbanding terbalik dari realita.
Ini sudah yang kedua kalinya aku mencoba agar bisa bertemu kamu kembali setelah sekian lama.
Namun sebanyak apa pun aku mencoba, jika memang bukan untukku, aku tetap tidak akan bisa menemuimu.
-alby.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day5DoL
"Kamu jadi ke Surabaya tidak?" tanyaku padamu yang terbentang 750km jauhnya.
Tentu, bukan aku saja, yang mengharapkan jawaban ya dari bibir merah jambumu itu.
Namun ekspektasi berbanding terbalik dari realita.
Ini sudah yang kedua kalinya aku mencoba agar bisa bertemu kamu kembali setelah sekian lama.
Namun sebanyak apa pun aku mencoba, jika memang bukan untukku, aku tetap tidak akan bisa menemuimu.
-alby.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day5DoL
Short Story : #20DaysofLiterature #Day4DoL
#20DaysOfLiterature #Day4DoL
People says time heal everything..
But everytime I see you, I hurt even more.
What if..
If I can go back.
If I can change the past.
If I can fix everything.
But, can I really fix everything (?)
What will happen today (??)
What will happen in the future (???)
Is it getting better (????)
Or getting worse. (?????)
Wish I could turn back time, to the past..
To the day I haven't see you.
To the day you come to me with your sweet smile saying beautiful words that enchated me.
It will be great, so today I dont feel hurt or lonely or any kind of sadness.
Now Im here..
Lying under the stars and wondering what my future will be..
Will I still thinking of you?
Will I still hoping you come back to me again?
But, literally I wish I never see you again.
-alby.
----------------------------------------------------------------------------------
20 Days of Literature is a writing project that lasts for 20 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#20DaysofLiterature and #Day4DoL
People says time heal everything..
But everytime I see you, I hurt even more.
What if..
If I can go back.
If I can change the past.
If I can fix everything.
But, can I really fix everything (?)
What will happen today (??)
What will happen in the future (???)
Is it getting better (????)
Or getting worse. (?????)
Wish I could turn back time, to the past..
To the day I haven't see you.
To the day you come to me with your sweet smile saying beautiful words that enchated me.
It will be great, so today I dont feel hurt or lonely or any kind of sadness.
Now Im here..
Lying under the stars and wondering what my future will be..
Will I still thinking of you?
Will I still hoping you come back to me again?
But, literally I wish I never see you again.
-alby.
----------------------------------------------------------------------------------
20 Days of Literature is a writing project that lasts for 20 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#20DaysofLiterature and #Day4DoL
Short Story : #30DaysofLiterature #Day3DoL
#30DaysofLiterature #Day3DoL
Matahari terbit di ufuk timur menancapkan sinarnya ke setiap insan di bumi. Warna cerahnya menenangkan siapa pun yg melihatnya. Namun siapa yang tau? Siapa yang mengerti ? Di balik cerahnya di balik kehangatannya tersimpan ribuan jutaan milyaran luka yang hanya ia tau dan mengerti akannya.
Bulan malam ini terlihat menawan, menghipnotis siapa pun yg melihatnya, begitu indah begitu memesona. Namun siapa yang tau? Siapa yang mengerti? Di balik elok rupanya ia menyimpan begitu banyak kerinduan, menyimpan begitu banyak harapan yang tak kunjung terlaksana.
Musim panas bulan Juli, ada berita yang menghebohkan buat tiap pribadi di bumi.
Gerhana matahari akan berlangsung pada jam 8 pagi, itu belum pernah terjadi sejak 1000 tahun yang lalu. Sungguh setiap manusia sangat antusias ingin menyaksikan. Namun tiada yg tau tiada yg mengerti bahwa ada dua jiwa yang sungguh tidak siap akan peristiwa itu.
Seribu tahun lalu, saat gerhana matahari, Bulan dan Matahari bertemu. Mereka kira itu akan menjadi momen spesial setelah sekian lama berpisah, ternyata apa yang di harapkan tidak sesuai kenyataan. Bulan ntah mengapa tiba tiba memarahi Matahari hanya karena ia yang cemburu mendengar kabar bahwa Matahari sangat dekat dengan Awan. Gerhana matahari yang seharusnya menjadi peristiwa menyenangkan menjadi perkelahian, padahal mereka tau mereka mengerti bahwa mereka tidak dapat berlama lama.
Dan hari ini, di delapan pagi ini, di musim panas ini, di bulan Juli ini, mereka akan bertemu lagi setelah seribu tahun. Sayangnya Matahari masih menyimpan luka kekesalan pada Bulan, di lain sisi Bulan tidak siap lantaran merasa bersalah karena telah memarahi Matahari.
8 pagi di bulan Juli yang hangat, akhirnya Matahari bertemu Bulan. "Maafkan aku" pinta Bulan pada Matahari, "Aku kira kita masih punya waktu hari itu, agar aku dapat menyelesaikan pada satu waktu saja." lanjut Bulan. Ya kita semua tau tidak ada satu pun yg tidak terpesona oleh Bulan, begitu pun Matahari. Lalu dengan hangat, Matahari memeluk Bulan, dan kembali berpisah yang tidak siapa pun tau untuk berapa lama.
-alby.
____________________
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day3DoL
Senin, 16 Januari 2017
Short Story : #30DaysofLiterature #Day2DoL
#30DaysofLiterature #Day2DoL
"Aku lelah, lelah memikirkan semuanya, seakan tidak ada jeda untukku beristirahat, aku ingin menyelesaikan semuanya." keluh otak malam hari itu.
Ya, setiap malam, otak tidak pernah berhenti merekam ulang kejadian kejadian yang telah lalu.
Jika otak adalah sebuah mesin, ia sudah membutuhkan berkaleng kaleng oli. Beruntungnya otak adalah satu dari jutaan mahakarya sang mahakuasa.
"Tapi bukankah kau bahagia? Bukankah kau membuat bibir melengkung manjadi senyuman indah? Lalu mengapa ingin berhenti?" jawab hati kemudian.
Sesungguhnya bukan otak yang telah membuat bibir itu tersenyum, namun hati, karena setiap saat otak mulai berpikir tentang dia, hati selalu berbunga.
Tapi ya seperti yang kita ketahui, hati selalu egois ia sungguh tak ingin jika otak ingin berhenti jika otak ingin beristirahat.
Siang yang panas, mata tak sengaja melihat ia bersama yang lain. Lalu otak berpikir cepat siapakah itu? Dan menyegerakan mengirim sinyal ke hati bahwa ada orang lain bersama si dia. Hati merasa sakit merasa terpuruk namun hati pun tidak berhenti. Ya hati tidak dapat berhenti mengaguminya.
-alby.
######################################
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day2DoL
"Aku lelah, lelah memikirkan semuanya, seakan tidak ada jeda untukku beristirahat, aku ingin menyelesaikan semuanya." keluh otak malam hari itu.
Ya, setiap malam, otak tidak pernah berhenti merekam ulang kejadian kejadian yang telah lalu.
Jika otak adalah sebuah mesin, ia sudah membutuhkan berkaleng kaleng oli. Beruntungnya otak adalah satu dari jutaan mahakarya sang mahakuasa.
"Tapi bukankah kau bahagia? Bukankah kau membuat bibir melengkung manjadi senyuman indah? Lalu mengapa ingin berhenti?" jawab hati kemudian.
Sesungguhnya bukan otak yang telah membuat bibir itu tersenyum, namun hati, karena setiap saat otak mulai berpikir tentang dia, hati selalu berbunga.
Tapi ya seperti yang kita ketahui, hati selalu egois ia sungguh tak ingin jika otak ingin berhenti jika otak ingin beristirahat.
Siang yang panas, mata tak sengaja melihat ia bersama yang lain. Lalu otak berpikir cepat siapakah itu? Dan menyegerakan mengirim sinyal ke hati bahwa ada orang lain bersama si dia. Hati merasa sakit merasa terpuruk namun hati pun tidak berhenti. Ya hati tidak dapat berhenti mengaguminya.
-alby.
######################################
30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day2DoL
Rabu, 11 Januari 2017
Short Story : #20DaysofLiterature #Day1DoL
#20DaysofLiterature #Day1DoL
Prompt : "You're Lucky I'm tired, because if I was fully awake I would have already shoved you off this roof."
There's so much pain in one situation.
Like when you got C- on your math test.
Then you missed the bus.
And that stupid young lady incorrectly put the sugar in my coffee.
"Oh for God sake! Where is your father?!"
Shit, just a few moment I stepped into this goddamn house, this monster has to yell at me for no reason.
"Get your ass here and help me!"
"You're lucky I'm tired, because if I was fully awake I would have already shoved you off this roof!"
Then I went out and never come back.
-alby.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
20 Days of Literature is a writing project that lasts for 20 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#20DaysofLiterature and #Day1DoL
Prompt : "You're Lucky I'm tired, because if I was fully awake I would have already shoved you off this roof."
There's so much pain in one situation.
Like when you got C- on your math test.
Then you missed the bus.
And that stupid young lady incorrectly put the sugar in my coffee.
"Oh for God sake! Where is your father?!"
Shit, just a few moment I stepped into this goddamn house, this monster has to yell at me for no reason.
"Get your ass here and help me!"
"You're lucky I'm tired, because if I was fully awake I would have already shoved you off this roof!"
Then I went out and never come back.
-alby.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
20 Days of Literature is a writing project that lasts for 20 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#20DaysofLiterature and #Day1DoL
Sabtu, 07 Januari 2017
Review Books : Hujan oleh Tere-liye.
Halo! Sekarang aku mau ngebahas atau ngereview novel karangan Tere-liye yang judulnya hujan.
Pas banget ini lagi hujan ehehe.
P.S : Sangat tidak dianjurkan bagi yang belum baca buku ini, soalnya mengandung spoiler.
Buku ini dibuat Januari 2016 -cmiiw.
Dengan isi halaman sebanyak 320 halaman, terbagi atas 32 bab ditambah bab epilog. Tingginya hanya 20 cm, jadi buku ini hand-able banget, dan pastinya ga berat.
Buku ini berlatar waktu dimasa depan, sekitaran tahun 2030-2045 kalau tidak salah ya hehe.
Menariknya, ditahun tersebut semua teknologi udah maju banget, sampai ada jam yang didalemnya udah ada dompet dan handphone, sekalian untuk bayaran tiket bus, tiket kereta, dsb.
Tapi semuanya jadi luluh lantak gara-gara ada gunung purba vulkanik meletus yang memicu gempa berkekuatan 10 SR.
Bayangin deh, 10 SR !!
Alurnya yang maju-mundur juga buat pembaca bakal penasaran terus-menerus sama kelanjutannya.
Cara penyampaian cerita Tere-liye yang selalu bagus, biarpun menggunakan bahasa baku, tapi kesan yang ditampilkan tidak sekaku bahasanya.
Karakter yang tidak terlalu banyak, tidak akan menyulitkan kita menghapal siapa-siapa saja karakter buku ini.
Tokoh setiap karakternya juga beda-beda.
My favourite is Esok. Yes! baby, Esok. lol.
Selain dia pinter banget, dia juga penyayang, setia juga hoho, dia juga penolong, rajin, dan ga gampang nyerah.
Pokoknya pacar-able banget hehehe.
Menurutku buku ini lebih menceritakan tentang cinta, biarpun didalamnya juga menceritakan tentang persahabatan, tentang keluarga, dan semangat hidup.
Dan oh ya satu lagi, betapa lelahnya menunggu hehehe.
Buku ini bercerita tentang perempuan bernama Lail dan anak laki-laki yang dalam imajinasiku itu ganteng huahaha bernama Esok.
Ya, namanya Esok 😂😂 sebenernya namanya Soke Bahtera, tapi keluarganya memanggil dengan sebutan Esok.
Awal perjumpaan mereka pun diceritakan dengan cara yang unik, yaitu saat Lail hampir jatuh kelubang sedalam 40 m, tiba-tiba Esok menarik tas punggungnya.
Kuat banget kan:')) Well, since I adore Esok so much, I announce you guys that I fall in love so hard with Esok.
Kan ga fokus kan. Oke, balik!
Nah, sejak pertemuan itu, mereka jadi adik-kakak yang saling melindungi satu dan lainnya.
Seiring waktu perasaan cinta juga tumbuh dikeduanya.
Tapiiiii yang namanya cerita ga mungkin bahagia terus, pasti ada konfliknya.
Sebenernya, dari bab 1 sudah ada konfliknya, masa iyasih judulnya hujan, karakter utama suka hujan, tapi dia malah mau menghapus memori tentang hujan.
Buat penasaran banget kan.
Konflik selanjutnya, saat Esok diadopsi oleh Walikota, yang buat Lail dan Esok akhirnya kepisah.
Terus juga, waktu Esok harus kuliah di Ibukota, buat Lail dan Esok makin jauh.
Ya, biarpun konfliknya banyak, tetep aja endingnya membahagiakan.
Lail dan Esok menikah.
Yey!! I'm happy for you guys.
Yang buat aku tertarik baca buku ini adalah, pertama jelas sekali ya, aku sangat menyukai karangan Tere-liye.
Tulisannya selalu memuaskan.
Kedua, karena judulnya, Hujan. Aku suka hujan, jadi jelas banget kenapa aku beli novel ini.
Terus juga, aku beli buku ini dalam keadaan bekas, harganya jadi setengah harga heuheu. Resiko anak rantauan:')
Daaaann, covernya juga aku suka simpel, jelas, dan unik.
Kenapa aku bilang unik ? Soalnya di cover belakang ngga ada sinopsis seperti kebanyakan novel-novel lainnya.
Terakhir, karena aku penikmat buku. Jadi yaaa gitu deh.
Overall, penilaianku ke buku ini yaitu 5/5.
Ukuran : 5
Isi cerita : 5
Cover : 5
Baiklah, segini aja dulu review dariku. Hope you guys like it. Sorry, kalau tulisanku masih berantakan, ga sesuai kaidah penulisan dan cara penyampaian yang buruk. Cause I'm just an amateur. Dan ini adalah tulisan pertama di blog ini.
Kritik dan saran kalian sangat aku butuhkan, yang mana juga bakal berguna banget untuk aku.
Well, thank you for reading this, and love ya!
-alby.
Pas banget ini lagi hujan ehehe.
P.S : Sangat tidak dianjurkan bagi yang belum baca buku ini, soalnya mengandung spoiler.
Buku ini dibuat Januari 2016 -cmiiw.
Dengan isi halaman sebanyak 320 halaman, terbagi atas 32 bab ditambah bab epilog. Tingginya hanya 20 cm, jadi buku ini hand-able banget, dan pastinya ga berat.
Buku ini berlatar waktu dimasa depan, sekitaran tahun 2030-2045 kalau tidak salah ya hehe.
Menariknya, ditahun tersebut semua teknologi udah maju banget, sampai ada jam yang didalemnya udah ada dompet dan handphone, sekalian untuk bayaran tiket bus, tiket kereta, dsb.
Tapi semuanya jadi luluh lantak gara-gara ada gunung purba vulkanik meletus yang memicu gempa berkekuatan 10 SR.
Bayangin deh, 10 SR !!
Alurnya yang maju-mundur juga buat pembaca bakal penasaran terus-menerus sama kelanjutannya.
Cara penyampaian cerita Tere-liye yang selalu bagus, biarpun menggunakan bahasa baku, tapi kesan yang ditampilkan tidak sekaku bahasanya.
Karakter yang tidak terlalu banyak, tidak akan menyulitkan kita menghapal siapa-siapa saja karakter buku ini.
Tokoh setiap karakternya juga beda-beda.
My favourite is Esok. Yes! baby, Esok. lol.
Selain dia pinter banget, dia juga penyayang, setia juga hoho, dia juga penolong, rajin, dan ga gampang nyerah.
Pokoknya pacar-able banget hehehe.
Menurutku buku ini lebih menceritakan tentang cinta, biarpun didalamnya juga menceritakan tentang persahabatan, tentang keluarga, dan semangat hidup.
Dan oh ya satu lagi, betapa lelahnya menunggu hehehe.
Buku ini bercerita tentang perempuan bernama Lail dan anak laki-laki yang dalam imajinasiku itu ganteng huahaha bernama Esok.
Ya, namanya Esok 😂😂 sebenernya namanya Soke Bahtera, tapi keluarganya memanggil dengan sebutan Esok.
Awal perjumpaan mereka pun diceritakan dengan cara yang unik, yaitu saat Lail hampir jatuh kelubang sedalam 40 m, tiba-tiba Esok menarik tas punggungnya.
Kuat banget kan:')) Well, since I adore Esok so much, I announce you guys that I fall in love so hard with Esok.
Kan ga fokus kan. Oke, balik!
Nah, sejak pertemuan itu, mereka jadi adik-kakak yang saling melindungi satu dan lainnya.
Seiring waktu perasaan cinta juga tumbuh dikeduanya.
Tapiiiii yang namanya cerita ga mungkin bahagia terus, pasti ada konfliknya.
Sebenernya, dari bab 1 sudah ada konfliknya, masa iyasih judulnya hujan, karakter utama suka hujan, tapi dia malah mau menghapus memori tentang hujan.
Buat penasaran banget kan.
Konflik selanjutnya, saat Esok diadopsi oleh Walikota, yang buat Lail dan Esok akhirnya kepisah.
Terus juga, waktu Esok harus kuliah di Ibukota, buat Lail dan Esok makin jauh.
Ya, biarpun konfliknya banyak, tetep aja endingnya membahagiakan.
Lail dan Esok menikah.
Yey!! I'm happy for you guys.
Yang buat aku tertarik baca buku ini adalah, pertama jelas sekali ya, aku sangat menyukai karangan Tere-liye.
Tulisannya selalu memuaskan.
Kedua, karena judulnya, Hujan. Aku suka hujan, jadi jelas banget kenapa aku beli novel ini.
Terus juga, aku beli buku ini dalam keadaan bekas, harganya jadi setengah harga heuheu. Resiko anak rantauan:')
Daaaann, covernya juga aku suka simpel, jelas, dan unik.
Kenapa aku bilang unik ? Soalnya di cover belakang ngga ada sinopsis seperti kebanyakan novel-novel lainnya.
Terakhir, karena aku penikmat buku. Jadi yaaa gitu deh.
Overall, penilaianku ke buku ini yaitu 5/5.
Ukuran : 5
Isi cerita : 5
Cover : 5
Baiklah, segini aja dulu review dariku. Hope you guys like it. Sorry, kalau tulisanku masih berantakan, ga sesuai kaidah penulisan dan cara penyampaian yang buruk. Cause I'm just an amateur. Dan ini adalah tulisan pertama di blog ini.
Kritik dan saran kalian sangat aku butuhkan, yang mana juga bakal berguna banget untuk aku.
Well, thank you for reading this, and love ya!
-alby.
Langganan:
Komentar (Atom)




























