Translate

Senin, 16 Januari 2017

Short Story : #30DaysofLiterature #Day2DoL

#30DaysofLiterature #Day2DoL

"Aku lelah, lelah memikirkan semuanya, seakan tidak ada jeda untukku beristirahat, aku ingin menyelesaikan semuanya." keluh otak malam hari itu.
Ya, setiap malam, otak tidak pernah berhenti merekam ulang kejadian kejadian yang telah lalu.
Jika otak adalah sebuah mesin, ia sudah membutuhkan berkaleng kaleng oli. Beruntungnya otak adalah satu dari jutaan mahakarya sang mahakuasa.

"Tapi bukankah kau bahagia? Bukankah kau membuat bibir melengkung manjadi senyuman indah? Lalu mengapa ingin berhenti?" jawab hati kemudian.
Sesungguhnya bukan otak yang telah membuat bibir itu tersenyum, namun hati, karena setiap saat otak mulai berpikir tentang dia, hati selalu berbunga.
Tapi ya seperti yang kita ketahui, hati selalu egois ia sungguh tak ingin jika otak ingin berhenti jika otak ingin beristirahat.

Siang yang panas, mata tak sengaja melihat ia bersama yang lain. Lalu otak berpikir cepat siapakah itu? Dan menyegerakan mengirim sinyal ke hati bahwa ada orang lain bersama si dia. Hati merasa sakit merasa terpuruk namun hati pun tidak berhenti. Ya hati tidak dapat berhenti mengaguminya.

-alby.

######################################

30 Days of Literature is a writing project that lasts for 30 days, in which participant allowed to write any kind of literature with different theme/topic each day.
For further information, contact ID Line : michelle_ardia
#30DaysofLiterature and #Day2DoL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar